Sa'i
Dibaca saat prosesi mencukur atau menggunting rambut (tahallul) setelah sa'i umrah atau setelah melempar Jumrah Aqobah. Catatan manhaj: Tidak ada hadits sahih yang menetapkan doa spesifik saat tahallul dari Nabi ﷺ. Doa ini berasal dari sebagian buku manasik — boleh dibaca sebagai doa umum, namun bukan sunnah yang ditetapkan. Yang disunnahkan adalah bertakbir atau berdoa apa saja saat mencukur rambut.
اللَّهُمَّ هَذِهِ نَاصِيَتِي بِيَدِكَ، فَاجْعَلْ لِي بِكُلِّ شَعْرَةٍ نُورًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ، وَامْحُ عَنِّي بِهَا سَيِّئَةً، وَارْفَعْ لِي بِهَا دَرَجَةً
Allahumma hadzihi naashiyatii biyadika, faj'al lii bikulli sya'ratin nuuran yawmal qiyaamah, wamhu 'annii bihaa sayyi'atan, warfa' lii bihaa darajah
Ya Allah, ini ubun-ubunku berada di tangan-Mu, maka jadikanlah bagiku dengan setiap helai rambut sebuah cahaya pada hari kiamat, dan hapuskanlah dengannya dariku sebuah keburukan, dan angkatlah bagiku dengannya sebuah derajat.
Manasik Haji Sesuai Sunnah.pdf